Jakarta Art Movement
<< back

Jakarta Art Movement

Kembali sebuah komunitas seni didirikan di Jakarta. Berbendera Jakarta Art Movement, komunitas ini hendak mengadakan sebuah pameran bertajuk “The Second God; Teknologi, Kemanusiaan, dan Spiritualisme.” Tema ini mencerminkan kritik lewat bahasa seni rupa terhadap fenomena munculnya “Tuhan-tuhan” baru yang diberhalakan dalam kebudayaan kontemporer, terutama teknologi, manusia, dan spiritualitas.

Menurut salah seorang kurator untuk Jakarta Art Movement, Imam Muhtarom, pameran ini merupakan sebuah kritik visual berupa karya-karya seni rupa tiga dimensional atas kebudayaan kontemporer tentang Pemberhalaan dan Eksisnya “Tuhan-tuhan Baru” berupa teknologi dan ilmu pengetahuan, tubuh dan diri manusia serta jalan menuju ke penemuan spiritualisme baru di wilayah urban.

Tuhan-tuhan baru dalam pandangan Jakarta Art Movement antara lain adalah teknologi dan ilmu pengetahuan yang dianggap telah benar-benar “mengalahkan” eksistensi manusia, sehingga akhirnya mesin menjadi “Tuhan Baru”. Selain itu, realitas dalam diri manusia selalu paradoks, yang diantar oleh semacam kegelisahan tentang bagaimana menemukan sebuah pemaknaan yang totalitas atas diri. Akhirnya, manusia dalam kebudayaan kontemporer urban harus memilih satu diantara dua pilihan: menjalankan misi kemanusiaan seperti dalam sejarah peradaban yang telah lama berlangsung, atau menjadi manusia “yang selalu baru” dan berbeda—menjadi manusia sekaligus Tuhan?

Pandangan inilah yang kemudian akan ditampilkan dalam bentuk karya rupa dari mereka yang sejatinya bukan seniman. Dalam pameran, karya-karya dikelompokkan dalam tiga zona tema: Zona Teknologi & Ilmu Pengetahuan, Zona Identitas Tubuh dan Diri Manusia, serta Zona Spiritualisme Baru.

Pameran akan dilaksanakan di Galeri Nasional, Jalan Merdeka Timur No 14, Jakarta 10110, 21-28 Februari 2010, disusul diskusi dan berbagai workshop yang bisa diikuti oleh masyarakat umum.

Jakarta Art Movement sendiri merupakan kumpulan dari 16 kelompok kreatif yang berisi sekitar 100-an orang: kelompok 3D Studio, Aryo and Tarumanegara, Ex-Serrut, SEXI, Kalatida, Begoendal, Kama Art, Ancol, Tato, Kebun Raya Bogor, Fakebook, Kezia Plus, Askes, Iluminasi, Nasya, dan Kelompok Mataair.

Anggota komunitas ini sehari-hari memiliki beragam latar belakang, baik itu seniman, pematung, pelukis, desainer, programmer televisi, arsitek, kaligrafer, perancang busana, pembuat film, wartawan, fotografer, pembuat robot, hingga masyarakat umum yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya.

 


<< back


Banner