
Pameran Karya Anggun Priambodo
Toko Keperluan
Ada yang aneh di ruang pamer RURU Gallery, Jl Tebet Timur Dalam Raya No 6, Jakarta Selatan, pada 22 Mei-5 Juni lalu. Tempat yang kerap menjadi ajang unjuk karya banyak seniman ini mendadak menjadi sebuah toko. Gagasannya adalah bermain-main dengan budaya jual-beli dan kultur berbelanja di mini market. Adalah Anggun Priambodo, lulusan Institut Kesenian Jakarta, yang juga seorang perupa, yang akan mengajak kita untuk berbelanja di toko hasil karyanya tersebut. Selain berbelanja, Anggun juga mengajak pengunjung memikirkan kembali apa saja benda-benda yang sebenarnya menjadi keperluan sehari-hari. Pada pameran bertajuk “Toko Keperluan” ini, Anggun menampilkan bermacam objek dagangan dengan instalasi display toko yang serupa mini market di sekitar rumah kita dan semuanya dipromosikan, dijual dan bisa dipesan di Toko Keperluan.

Anggun Priambodo, selain sebagai seniman rupa juga dikenal sebagai vokalis dari Bandempo, band pop jenaka nan cerdas yang menggabungkan cara benyanyi Adi Bing Slamet dengan hibrida musikal ala Benyamin S. Ketertarikannya pada medium video membuatnya lebih dikenal sebagai seniman video hingga sekarang. Diawali dengan membuat karya video musik bersama partnernya, Henry Foundation, atas nama The Jadugar, Anggun seterusnya terjun bekerja menjadi sutradara untuk program televisi, iklan televisi dan film pendek.

Dalam karya-karyanya ia hampir selalu menggunakan perspektif humor. Anggun senang mempermainkan apa yang ada di keseharian kita, semacam sebuah parodi terhadap kehidupan yang ada di sekitarnya. Kejenakaan dan luapan imajinasi kenakalan anak kecil menjadi ciri khas dari karya-karyanya, dan menjadi cara Anggun untuk melihat dunia. Karya-karya videonya sering dipamerkan di berbagai event seni rupa, baik di dalam maupun luar negeri. Terakhir karyanya ditampilkan dalam salah satu event seni rupa penting di Asia yaitu Move On Asia di Seoul, Korea Selatan pada April 2010 yang lalu.