|
Mute! Theater
|
<< back |
|
Pameran Tunggal Krisna Murti
Ia dipotret di dalam berbagai karakter wayang, dan kemudian digarapnya dengan bermacam latar, sejak dataran luas tanah yang hancur secara ekologis sampai lanskap industrial maupun atmosfir konsumtif di tengah pertokoan mewah di negeri makmur. Dengan itu Krisna mengaktualkan wayang, masuk ke dalam kehidupan hari-hari ini. Di dalam kostum wayang ia berziarah ulang alik antara masa lalu dan masa kini. Penggunaan diri sendiri sebagai aktor tunggal memicu perenungan ulang tentang “tubuh”: personal maupun sosial, yang mampu mencuatkan beragam persoalan kekinian oleh permainan dari bermacam konteks yang melatarinya.
Sepertinya Krisna Murti memang memiliki ketertarikan khusus pada wayang, sebelumnya Krisna juga memamerkan karya yang bertemakan wayang dalam video instalasi Wayang Machine yang digelar di Pusat Kebudayaan Jepang, Jakarta, pada 29 Januari hingga 6 Februari 2002 silam. Seniman lulusan Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Teknologi Bandung (ITB) ini sering menggunakan tubuh sebagai sumber eksplorasi keseniannya. Itu terlihat mulai dari karya berjudul 12 Jam dalam Kehidupan Penari Agung Rai (1993) hingga Losing Face (1999-2001) yang menggunakan obyek tubuhnya sendiri. Pameran tunggal Krisna kali ini bertajuk Mute! Theater akan diadakan mulai 13 hingga 18 Juli di Bentara Budaya Jakarta dan disajikan di dalam 21 buah digital prints dan 1 buah video instalasi “Empty Theater”. |
|
<< back



