
Pameran Fotografi Kelangan Alon-alon
Komunitas Sebelah mata yang merupakan perkumpulan fotografi mengadakan pameran foto bertajuk “Kelangan Alon-Alon”. Yang menceritakan pergeseran budaya pada masyarakat di Yogyakarta. Secara perlahan namun pasti, budaya khas masyarakat yang sederhana sebagaimana yang diungkapkan Katon Bagaskara lewat lagunya “Jogjakarta” mulai menguap. Pameran foto Kelangan Alon-alon, diselenggarakan oleh Sebelah Mata sebagai bagian dalam mencoba mencermati kisah-kisah ini, sebuah dialog antara manusia, benda di dalam evolusi peradaban, dengan fotografi dokumenter. Karya fotografi dokumenter ini dianggap bisa menampilkan realita tersebut, karena tidak terlepas dari permasalahan sosial manusia yang setiap saat setiap waktu berubah dan berkembang. Dasar dari fotografi dokumenter adalah sebuah kejujuran dari sebuah fakta yang terjadi, faktual, dan dapat menjadi sumber inspirasi, dikemas dengan sentuhan visual estetis yang semakin membantu sebuah foto untuk lebih berbicara.
Pameran yang diikuti oleh Aziz Prastowo, Abdul A'la Al Khaitomi, Agung Ariadi, Danny Hatta, Ifa Nahdi, Haryo Sastomo, Desi Suryanto, Oki Permatasari, Riki Manoppo, Prima Wahyudi, Wawan H. Prabowo, Pamungkas WS, Himawan, Edial Rusli ini juga diramaikan dengan diskusi fotografi yang akan diselenggarakan pada Minggu, 25 Juli 2010, jam 19.00 dengan tema "Membidik Pasar Foto Jurnalistik" bersama : Ulet Ifansasti (Getty Images) dan Oscar Siagian (fotografer freelance), moderator : Pamungkas WS (ISI Yogyakarta). Selain itu juga digelar Sarasehan Karya pada rabu, 28 Juli 2010, jam 19.00 bersama Komunitas Sebelah Mata, moderator: Muh. Syaifulloh Rifa'at (Tempo/PFI). Serta Workshop Oldprint di Bentara Budaya Yogyakarta, Jl. Suroto 2 Kotabaru, Yogyakarta